ID EN
Vector & List

match.call

R Base 3.6.2 🇮🇩 Bahasa Indonesia

match.call mengembalikan panggilan yang semua argumennya ditentukan berdasarkan nama lengkapnya.

Syntax

R
match.call(definition = sys.function(sys.parent()),
           call = sys.call(sys.parent()),
           expand.dots = TRUE,
           envir = parent.frame(2L))

Arguments

Parameter Deskripsi
definition a function, by default the function from which match.call is called. See details.
call an unevaluated call to the function specified by definition, as generated by call.
expand.dots logical. Should arguments matching … in the call be included or left as a … argument?
envir an environment, from which the … in call are retrieved, if any.

Return Value

Objek panggilan kelas.

Details

'fungsi' di halaman bantuan ini berarti fungsi yang ditafsirkan (juga dikenal sebagai 'penutupan'): match.call tidak mendukung fungsi primitif (di mana pencocokan argumen biasanya bersifat posisional). match.call paling sering digunakan dalam dua keadaan: Untuk mencatat panggilan untuk digunakan kembali nanti: misalnya sebagian besar fungsi penyesuaian model mencatat panggilan sebagai panggilan elemen dari daftar yang dikembalikannya. Di sini default expand.dots = TRUE sesuai. Untuk meneruskan sebagian besar panggilan ke fungsi lain, sering kali model.frame. Di sini ungkapan umum adalah bahwa expand.dots = FALSE digunakan, dan elemen … dari panggilan yang cocok dihapus. Alternatifnya adalah dengan secara eksplisit memilih argumen yang akan disampaikan, seperti yang dilakukan di lm. Memanggil match.call di luar fungsi tanpa menentukan definisi adalah sebuah kesalahan.

Contoh

Example
R
# NOT RUN {
match.call(get, call("get", "abc", i = FALSE, p = 3))
## -> get(x = "abc", pos = 3, inherits = FALSE)
fun <- function(x, lower = 0, upper = 1) {
  structure((x - lower) / (upper - lower), CALL = match.call())
}
fun(4 * atan(1), u = pi)
# }

See Also

sys.call() is similar but does not expand the argument names; call pmatch match.arg match.fun.