ID EN
#Statistical

PEARSON

Excel Functions 🇮🇩 Bahasa Indonesia

Untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan linier antara dua variabel.

Syntax

EXCEL
=PEARSON(array1, array2)

Arguments

Parameter Deskripsi
array1 The first set of data values.
array2 The second set of data values.

Return Value

Angka antara -1 dan 1, inklusif.

Details

Fungsi PEARSON menghitung koefisien korelasi momen produk Pearson untuk dua susunan angka. Ini mengukur kekuatan dan arah hubungan linier, dengan hasil berkisar dari -1 (korelasi negatif sempurna) hingga 1 (korelasi positif sempurna). Dalam contoh ini, kita akan menguji hubungan antara suhu (°F) dan penjualan es krim ($). Ketika suhu meningkat, penjualan es krim juga cenderung meningkat, hal ini menunjukkan korelasi positif yang kuat. Hasilnya menunjukkan korelasi positif yang kuat antara suhu dan penjualan es krim. Di sini kita menguji hubungan antara jarak tempuh (mil) sebuah mobil dan nilai jual kembali. Seiring bertambahnya jarak tempuh, nilai mobil menurun secara proporsional, menunjukkan korelasi negatif yang kuat. Hasilnya menegaskan n yang kuat

Contoh

Example #1 - Strong Positive Correlation
EXCEL
=PEARSON(B5:B9,C5:C9) // returns 0.997447985
Example #2 - Strong Negative Correlation
EXCEL
=PEARSON(B5:B9,C5:C9) // returns -1
Example #3 - Weak Correlation
EXCEL
=PEARSON(B5:B9,C5:C9) // returns -0.057

See Also

CORREL COVARIANCE.P COVARIANCE.S