ID EN
Vector & List

c

R Base 3.6.2 🇮🇩 Bahasa Indonesia

Ini adalah fungsi umum yang menggabungkan argumennya. Metode default menggabungkan argumennya untuk membentuk vektor. Semua argumen dipaksa ke tipe umum yang merupakan tipe nilai yang dikembalikan, dan semua atribut kecuali nama akan dihapus.

Syntax

R
## S3 Generic function
c(&#8230;)<p></p><p># S3 method for default
c(&#8230;, recursive = FALSE, use.names = TRUE)</p>

Arguments

Parameter Deskripsi
&#8230; objects to be concatenated.
recursive logical. If recursive = TRUE, the function recursively descends through lists (and pairlists) combining all their elements into a vector.
use.names logical indicating if names should be preserved.

Return Value

NULL atau ekspresi atau vektor dari mode yang sesuai. (Tanpa argumen, nilainya NULL.)

Details

Tipe keluaran ditentukan dari tipe komponen tertinggi dalam hierarki NULL < mentah < logis < bilangan bulat < ganda < kompleks < karakter < daftar < ekspresi. Daftar pasangan diperlakukan sebagai daftar, sedangkan komponen non-vektor (seperti nama dan panggilan) diperlakukan sebagai daftar satu elemen yang tidak dapat dibatalkan daftarnya meskipun rekursif = TRUE. Perhatikan bahwa faktor diperlakukan hanya melalui kode bilangan bulat internalnya; satu proposal telah menggunakan c.factor <- function(..., recursive=TRUE) unlist(list(...), recursive=recursive)jika penggabungan faktor dengan c() akan menghasilkan sebuah faktor. c terkadang digunakan karena efek sampingnya berupa penghapusan atribut kecuali nama, misalnya untuk mengubah array menjadi vektor. as.vector adalah cara yang lebih intuitif untuk melakukan ini, tetapi juga menghilangkan nama. Perhatikan bahwa metode selain default

Contoh

Example
R
# NOT RUN {
c(1,7:9)
c(1:5, 10.5, "next")

## uses with a single argument to drop attributes
x <- 1:4
names(x) <- letters[1:4]
x
c(x)          # has names
as.vector(x)  # no names
dim(x) <- c(2,2)
x
c(x)
as.vector(x)

## append to a list:
ll <- list(A = 1, c = "C")
## do *not* use
c(ll, d = 1:3) # which is == c(ll, as.list(c(d = 1:3)))
## but rather
c(ll, d = list(1:3))  # c() combining two lists

c(list(A = c(B = 1)), recursive = TRUE)

c(options(), recursive = TRUE)
c(list(A = c(B = 1, C = 2), B = c(E = 7)), recursive = TRUE)
# }

See Also

unlist and as.vector to produce attribute-free vectors.